Selasa, 07 Februari 2017

LUKISAN -LUKISAN DARI JURANG MAUT
Seorang seniman muda Korea telah dibawa ke Neraka. 
Si pelukis telah dibawa ke Neraka oleh Tuhan Yesus Sendiri.
Seniman ini telah menghadiri pertemuan doa semalaman pada bulan April 2009 dan terus melakukannya selama ini sudah lebih dari setahun.

Seniman: “Karena saya berdoa sepanjang malam, sekarang saya lebih mampu mengasihi Yesus lebih dari pada sebelumnya” … Suatu hari … Yesus datang dan berkata di dalam hatiku, ”Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal Sorga yang lebih dalam.”


Saya pikir saya akan mengunjungi sorga, tapi sebaliknya saya telah mengunjungi neraka… Segera sesudah Yesus berbicara ke dalam hati saya, kami masuk ke dalam alam spiritual… Yesus membawa saya dan menunjukkan kepada saya neraka terlebih dahulu…




Selagi saya mengikuti Yesus, saya menangis sepanjang waktu



Lalu saya mulai mendengar suara-suara lenguhan, teriakan dan ratapan…. “Ahhhhhh!!!”


Seniman: “Kebanyakan orang salah mengerti mengenai neraka. Mereka terlena oleh muslihat dan banyak orang berpikir sekedar jika engkau “percaya” tentang Yesus Kristus, sorga akan menjadi tujuan akhirmu. Beberapa orang bahkan berpikir jika mereka meninggal itulah akhir dari segalanya, tidak ada apa-apa lagi.
Banyak orang percaya seperti yang mereka pikirkan. Oleh karena itu mereka menjalani kehidupan mereka sebagaimana yang mereka inginkan…


IBLIS DARI TV: Selagi orang-orang menonton film-film dunia yang dipenuhi kekerasan, setan-setan sebenarnya menyiksa jiwa orang itu tanpa orang itu sadari atau ketahui. Selagi seseorang menonton adegan-adegan dari TV, jiwanya disiksa dan disakiti. Jiwa itu dilukai dan dihancurkan. Menonton TV duniawi sama sekali tidak membantu orang-orang Kristen dalam cara manapun untuk membuat kemajuan dalam hubungan kasih mereka dengan Tuhan, Mempelai kita Yesus. Kita bisa menonton sedikit beberapa berita, namun saya mohon, jangan menonton  TV, titik! Amin!!

Seniman: Selagi Yesus menyaksikan dosa-dosa yang diperbuat oleh seseorang, Dia menangis. Iblis dan setan-setannya akan mengikat tubuh-tubuh dari para pendosa sedemikian erat dengan rantai-rantai besi dan mereka akan mengendalikan kita. Oleh karena itu para pendosa akan masuk lebih dalam dan lebih dalam lagi ke dalam dosa. Saya memohon kepadamu untuk tidak melakukan dosa. Jangan hidup seperti yang engkau inginkan. Di neraka, indera-indera seratus kali lipat lebih peka dari pada yang engkau rasakan di alam jasmani, karena itu sakitnya jauh lebih parah.

REALITA MENGENAI MEROKOK DAN MINUM ALKOHOL
Roh ular memenuhi minuman-minuman alcohol dan dalam rokok

Yesus membawa banyak orang ke neraka dan menunjukkannya kepada mereka.

Yesus: Aku melihat tak terhitung orang yang sedang jatuh ke dalam lautan api neraka yang dalam setiap hari… Tolong ceritakan kepada orang-orang apa yang telah engkau saksikan di neraka! Engkau harus menceritakan kepada mereka mengenai neraka! Ceritakanlah kepada orang-orang betapa sangat buruk dan sangat mengerikan neraka itu. Engkau harus melukis adegan neraka seperti engkau berada di dalam hati-Ku. Lukiskanlah adegan-adegan itu dengan hati-Ku yang pilu!


Mereka sedang jatuh ke dalam Api Neraka




Lukiskanlah itu dengan hati-Ku yang pilu …
Seniman: Selagi saya melukiskan adegan-adegan neraka, Iblis menyerang saya dengan sangat hebat… tetapi saya ingin meneriakkan kepada dunia dengan hati Yesus melalui lukisan-lukisan ini… Saya ingin menceritakan hati Yesus yang pilu dan betapa Dia sangat kasihan kepada orang-orang yang sedang jatuh ke dalam neraka setiap hari!



Orang-orang disiksa di atas salib

Orang-orang yang tidak mau makan Roti Hidup…


Ia tidak mau makan Roti Hidup (Firman Tuhan)

Orang-orang yang tidak mau membincangkan kehidupan mereka dengan Yesus melainkan membuat keputusan-keputusan mereka sendiri dan mengikuti keinginan mereka sendiri.

Orang-orang yang minum, mengambil bagian dan makan hal-hal yang terlarang.


Yesus: Tolong katakan kepada orang-orang yang menyakiti hati orang lain dengan kata-kata mereka bahwa mereka tidak boleh menyakiti atau melukai saudara-saudara mereka dalam Kristus. Mereka tidak boleh berkata-kata dengan tidak mempedulikan orang lain.

Berbicara tanpa mempedulikan atau mengasihi

Hukuman untuk berdusta.

Pendusta...

Mencuri uang atau dana-dana …

Orang-orang yang mencuri uang akan ditikam dengan panah-panah dan/atau ditusuk dengan jarum-jarum.

Penganiayaan terhadap injil.

Separuh pertama dari potret ini menggambarkan setan-setan yang mempengaruhi para penganiaya (orang-orang) untuk menganiaya dan mengusik atau membunuh para pembawa pesan Injil yang benar dan sepenuhnya.

Beginilah siksaan terhadap para pembunuh, pemerkosa
dan penculik anak-anak.

Wanita ini melihat ke luar… “Jika saja saya bisa keluar ke situ!”

Saya berharap seandainya saya bisa keluar dari sini….!

Tempat bagi serangga-serangga terletak di neraka. Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang melakukan dosa dengan pikiran-pikiran mereka dan bagi mereka yang dipenuhi dengan pikiran dan pengetahuan mereka sendiri. Mereka diselimuti oleh ngengat-ngengat yang tak terhitung banyaknya. Seluruh tubuh mereka dilukai oleh serangga-serangga. Ulat-ulat dan serangga-serangga di neraka berukuran jauh lebih besar dari pada yang ada di bumi. Ribuan belatung dan serangga keluar masuk di mulut, telinga dan kepala mereka, merayap di seluruh tubuh mereka!

Orang-orang ini dipenuhi dengan pikiran-pikiran dan pengetahuan mereka sendiri


Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang bersikeras dengan sudut pandang mereka. Misalnya, “Mengapa Yesus harus bekerja dalam kehidupan saya atau di dalam saya? Siapakah saya? Saya pikir Dia tidak mengasihi saya. Saya sangat jahat. Saya pikir Dia tidak akan mengasihi seseorang seperti saya.”

 Orang-orang yang tidak berusaha menyesuaikan pikiran-pikiran mereka dengan Tuhan akan berakhir di neraka. Kita harus memperbaiki pikiran-pikiran kita menjadi benar.
Ini juga adalah orang-orang yang melanggar Firman Tuhan dan mengacuhkan perintah-perintah Tuhan. Mereka akan digoreng di atas wajan di neraka dengan dibakar oleh api neraka.

Bagian neraka ini adalah untuk orang-orang yang tidak menyebarkan Injil. Mereka tidak memberitakan Kabar Baik kepada yang terhilang.


Siksaan ini adalah untuk orang-orang yang telah mengabaikan Firman Tuhan dan terus melakukan dosa. Di mata Tuhan mereka adalah orang-orang yang melaksanakan kejahatan.


Neraka ini adalah untuk mereka yang telah mengeluh dan bersungut-sungut bahkan di dalam hati mereka.


Tempat di neraka ini adalah bagi orang-orang yang mempunyai suatu keluarga tapi telah mengkhianati pasangan-pasangan mereka dan/atau menjadi homo dan/atau biseksual. Mereka akan ditusuk dengan pisau-pisau dan tombak.

Orang-orang yang rusak secara seksual. Bagian pribadi mereka akan ditikam setiap detik.

Neraka ini adalah untuk orang-orang yang menyembah berhala-berhala, memiliki pikiran-pikiran jahat dalam kepala mereka dan telah sedemikian keras kepala dengan cara-cara mereka sendiri.

Tempat itu tidak berakhir. Penyiksaan itu tidak akan berhenti.
Jika engkau tidak bertobat …

Seorang wanita dan seorang anak laki-laki di dalam lukisan ini adalah ibu dan anak ketika mereka hidup di bumi. Namun karena sakit yang tidak tertanggungkan, mereka tidak mengasihi satu dengan yang lain, tapi berusaha untuk meloloskan diri dari penyiksaan itu dengan melangkahi satu dengan yang lain.

Yesus sedang berkata… Berfokuslah kepada-ku…
Engkau harus berfokus hanya kepada-Ku..

Engkau harus membunuh Iblis atau setan yang hidup di dalammu…

Ini menunjukkan kepada kita apa yang terjadi ketika kita bertobat dan berdoa di hadapan Tuhan, bala tentara malaikat akan turun dan menikam setan-setan itu dengan pedang-pedang mereka.

Jangan pergi ke neraka!!!

Sabtu, 19 September 2015

Hal yang tidak disadari oleh muslim adalah, bahwa awloh sesungguhnya CIPTAAN MANUSIA, dan bukan PENCIPTA MANUSIA. 

Muslim menciptakan awloh dari bahan-bahan yang sudah diracik sebelumnya oleh sang nabi. Bahan-bahan untuk menciptakan awloh itu adalah 99 SIFAT MAHA. Dari 99 sifat maha yang berpadu menjadi satu itu, terbentuklah AWLOH. Itulah kenapa, AWLOH tidak dipahami sebagai ROH YG HIDUP, melainkan semacam ROBOT atau PROGRAM KOMPUTER, yang kaku dan tidak mampu berpikir bebas dan tidak mampu mengendalikan sifat-sifatnya sendiri karena dia ada karena sifat-sifat itu. Tanpa sifat-sifat itu, akan lenyaplah awloh. 

Itu bisa kita bayangkan sebagai 3 warna primer cahaya: merah, biru dan hijau. Anggap saja 3 warna primer itu adalah 3 SIFAT MAHA. Berpadunya 3 komponen itu, maka akan menghasilkan warna putih. Dan warna putih itu adalah awloh, tuhannya Islam. Bila salah satu komponennya ditiadakan, semisal warna merahnya dicabut, maka hilang pulalah awloh. 

Demikianlah awloh, tuhan Islam, ternyata ia adalah CIPTAAN, bukan SANG PENCIPTA. Dia ada karena tercipta dari 99 sifat maha. Bila satu saja dari 99 sifat wajib itu hilang, maka akan lenyap pulalah awloh. 

Sesuatu yang memiliki komposisi (ingredient), sehingga padanya bisa dilekatkan kata "terdiri atas" atau "terbentuk dari", jelas bukanlah TUHAN. Awloh tersusun dari bahan-bahan super, artinya awloh ada berkat adanya bahan-bahan super itu. Kalau bahan-bahan itu tidak ada, maka awloh pun tidak akan terbentuk.

Kembali ke analogi warna putih yang sudah saya sampaikan di atas.
Awloh adalah ibarat warna putih.

Warna putih terbentuk dari 3 warna primer, yaitu merah, hijau dan biru.
Masing-masing warna itu memiliki takaran atau komposisi yang sama banyak. Merah 100%, Hijau 100% dan Biru 100%, maka terbentuklah warna putih.

Islam mengkonsep awloh HARUS TETAP, tidak berubah, itulah yang kemudian diistilahkan sebagai "distinct, unique dan absolute".

Jadi, WARNA PUTIH itu harus tetap WARNA PUTIH. Bila salah satu warna berkurang kadarnya, atau bahkan hilang sama sekali, maka terbentuk warna lain yang bukan PUTIH. Karena warnanya bukan lagi putih, maka dia bukan lagi awloh.

Demikianlah gambaran sekilas tentang awloh tuhan ciptaan Muhammad, dia bukanlah ROH, melainkan "zat" yang tercipta dari bahan-bahan tertentu. Eksistensinya sangat bergantung pada komposisi yang membentuknya itu.

Itulah teori yang tergambar dari KONSEP KETUHANAN ISLAM.

Masihkah Anda menganggap awloh itu TUHAN?

KONSEP AWLOH adalah paduan 3 paham dunia (hasil pemikiran manusia):

Paham Ateis, yang mencoba menjelaskan "tuhan":
  • Manusia mencari-cari Tuhan, dan bukan Tuhan yang mendatangi manusia
  • Tuhan adalah konsep buatan manusia, bukan ROH YG HIDUP & BEBAS TRANSENDEN

Paham Agnostik (percaya adanya Tuhan tapi mengingkari semua tuhan yang dimiliki agama-agama):
  • Tuhan tidak sama dengan makhluk
  • Tidak ada sesuatu pun yang dapat diserupakan dengannya
  • Tuhan itu gaib

Paham Sekuler (sok ilmiah dan pamer pengetahuan tentang IPTEK):
  • Tuhan adalah SUATU ENERGI YG MAHA DAHSYAT
  • Tuhan terbentuk atau tercipta dari perpaduan unsur-unsur super, yang serba MAHA & MAHA. Bila salah satu unsur itu ditiadakan, maka akan lenyaplah Tuhan. Dengan demikian, orang-orang sekuler menganggap Tuhan sebagai "zat" yang terbentuk atau tercipta dari sekumpulan bahan. Tuhan dianggap sebagai "bentukan" atau "ciptaan" atau "hasil" berpadunya unsur-unsur MAHA tadi, dan bukan sebagai "Pembentuk" atau "Pencipta".
    Tuhan ada karena adanya sifat-sifat maha yg berpadu menjadi satu. Itu artinya Tuhan bergantung pada sifat-sifat itu agar dirinya dapat terus eksis.

Renungan bagi muslim:

Ajaran Arab mengatakan:
Awloh tidak mungkin bisa dilihat. Kalau Awloh bisa dilihat, berarti dia telah kehilangan salah satu sifatnya, yaitu maha tak terlihat. Kalau terjadi demikian, maka bukan awloh lagi namanya.

Itu artinya, awloh tercipta dari sifat-sifat maha, dan bukannya awloh sebagai sang pencipta dari sifat-sifat maha. Itulah sebabnya awloh disebut "ZAT" (materi, benda), bukan ROH.

Sumber: Mengenal Islam

Minggu, 23 Agustus 2015

Umat Muslim tidak percaya Isa Al-Masih wafat di salib. Mereka meyakini Allah telah mengangkat Isa Al-Masih ke langit guna menyelamatkan-Nya dari tentara Romawi yang akan membunuh-Nya.
Pandangan ini didasarkan pada salah satu ayat yang terdapat dalam Al-Quran, “Dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka.....” (Qs 4:157)

Tujuan Isa Al-Masih Datang ke Dunia

Perlu diketahui apa yang menjadi tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia. Injil, Rasul Besar Matius 1:21 mencatat, “Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus (Isa Al-Masih), karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
Ayat di atas menjelaskan, tujuan Isa Al-Masih datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari ikatan belenggu dosa. Yaitu dosa yang telah memisahkan manusia dari Allah sehingga manusia berpindah dari kemuliaan Allah kepada kebinasaan kekal. Banyak usaha telah dilakukan manusia agar dapat kembali pada kemuliaan Allah, tetapi semua adalah sia-sia.
Kalimat Allah, Isa Al-Masih yang adalah kudus dan suci, satu-satunya Pribadi yang dapat mendamaikan manusia dengan Allah. Dia telah menjadi kurban dan tebusan bagi dosa manusia. “Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (Injil, Surat 2 Korintus 5:21)

Fakta Isa Al-Masih Memang Wafat

Injil, Rasul Besar Matius, telah menulis bahwa tujuan utama kedatangan Isa Al-Masih ke dunia untuk menyelamatkan manusia dari ikatan belenggu dosa. Inilah fakta utama mengapa Isa Al-Masih harus wafat. Tujuan ini hanya dapat digenapi dengan kematian Isa Al-Masih. Hanya dengan kematian-Nya di saliblah dosa manusia dapat dibayar lunas.
Walaupun satu ayat Al-Quran mengatakan bahwa Isa Al-Masih tidak tersalib, namun ayat lain mengatakan dengan jelas bahwa Dia wafat.  “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:33).
Injil juga memberi kesaksian yang sama, “Lalu Isa Al-Masih berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku.” Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya” (Injil, Rasul Lukas 23:46)
Kematian Isa Al-Masih di salib juga menggenapi nubuatan Nabi Besar Yesaya, “Orang menempatkan kuburnya di antara orang-orang fasik, dan dalam matinya ia ada di antara penjahat-penjahat, sekalipun ia tidak berbuat kekerasan dan tipu tidak ada dalam mulutnya” (Kitab Nabi Besar, Yesaya 53:9)

Isa Al-Masih dan Keselamatan

Jika Isa Al-Masih tidak wafat, maka tidak ada penebusan dosa. Kematian-Nya telah memberi hidup bagi manusia. Ia membangkitkan orang dari kematian sebelum Dia sendiri mati. Dia, yang tidak berdosa telah menyerahkan diri-Nya bagi orang berdosa dan menjadi tebusan serta memberi hidup bagi orang berdosa. “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Isa Al-Masih), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan." (Injil, Kisah Para Rasul 4:12)
Hanya mereka yang telah menerima keselamatan dari Isa Al-Masih yang dapat mengerti bahwa Dia datang untuk menebus dosa.  Kematian-Nya telah memberi hidup kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya.

Sumber: Isa Dan Alquran


Minggu, 16 Agustus 2015



Sekilas mengenai Ahmed Deedat

Ahmad Deedat, adalah seorang imigran asal India kelahiran tahun 1918 yang menjadi warga Afrika Selatan. Pernah memperoleh penghargaan ‘King Faishal Award’, Nobel dari Pemerintah Saudi Arabia pada tahun 1986 atas karya-karyanya. Semasa hidupnya, Deedat telah menerbitkan sekitar 22 buku penting dan telah dicetak hingga 20 juta kopi yang beredar luas di berbagai benua.

Deedat adalah seorang ulama Islam anti Kristen di kota Durban Afrika Selatan. Maksud dari anti Kristen disini adalah baik itu berupa khotbah-khotbahnya dan tujuan dakwahnya hanyalah untuk menyerang keKristenan, bukan untuk pengajaran tentang agama Islam. Dia membuat buku combat Kit (baca juga : Tanggapan Atas Buku Combat Kit Ahmed Deedat) pada tahun 1992 dan buku-buku lain untuk menyerang keKristen.

Oleh karena khotbah-khotbahnya terlalu ofensif, Ahmed Deedat dilarang masuk ke beberapa negara sekuler karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerusuhan sosial. Negara-negara tersebut diantaranya adalah Nigeria, Prancis, Singapura dan Australia (setelah kotbahnya yang terakhir dan sangat ofensif pada Jumat Agung, yakni Hari Raya Paskah umat Kristiani di sydney Australia 1996).

Deedat ini kemungkinan besar adalah seorang Ahmadyah Qadiani (yang di fatwa sesat oleh MUI) karena argumen-argumennya mengenai penyaliban Yesus berasal dari doktrin Qadiani. Ahmed Deedat menyatakan bahwa Yesus benar-benar disiksa dan naik ke tiang salib, tetapi cuma pingsan, tidak mati (The Choice). Berbeda dengan doktrin Islam pada umumnya percaya bahwa Yudas Iskariotlah yang disalibkan karena Allah telah menggantikan wajahnya menjadi serupa dengan wajah Yesus sedangakan Yesus sendiri langsung diangkat ke sorga.

Walau banyak fans muslim yang menganggapnya sebagai pahlawan Islam, bahkan diberi penghargaan dari Arab Saudi, tentu saja banyak juga kalangan muslim yang tidak setuju dengan Deedat. Bahkan muslim sekampungnya di Afrika Selatan menulis :
‘It is a well known fact throughout South Africa, even among Christian evangelical circles, that in so far as Mr. Ahmed Deedat in particular is concerned, the Muslim community of South Africa as a whole is not in total agreement with his method of propagating Islam. The Muslim Digest itself provides ample testimony for having been reluctantly compelled over the years to condemn in no uncertain terms the method of Mr. Deedat’s propagation of Islam, especially amongst Christians. No less has Mr. Deedat been condemned by responsible Muslim religious bodies and individuals for the manner in which he propagates Islam that results in ill-will being generated against Muslims.’

Sejak setahun lebih sebelum Deedat mengalami stroke, pendeta-pendeta Kristen di kotanya Durban, sudah membuat surat terbuka untuk mengajaknya bertobat, karena mereka mengerti risiko penghujatan ofensif yang dilakukannya dalam konteks rohani akan berakibat fatal terhadap dirinya sendiri. Namun ajakan tersebut tidak dilayaninya sama sekali.

Tepat 4 (empat) minggu setelah Deedat menghujat penyaliban Yesus yang sengaja dilakukan pada hari Jumat Agung (Hari Raya Paskah) di Sydney, Deedat secara tiba-tiba terserang stroke dan kehilangan suaranya untuk selama-lamanya. Lehernya kejang, sehingga tak mampu makan, minum atau bicara. Deedat hanya mampu berkomunikasi kedipan mata saja. Selama 9 (sembilan) tahun lamanya ia menderita. Selama dalam perawatan, Deedat hanya dapat mengkonsumsi makanan melalui selang yang lansung dimasukan kedalam lambungnya melalui sebuah lubang di perutnya selama 9 tahun higga ajalnya. Selama masa penderitaanya ini, Deedat juga sudah pernah dikunjungi dan didoakan oleh orang-orang Kristen.(Luk 6 : 27,28), (Rom 12 : 20)

Deedat masih berstatus sebagai pemimpin Islamic Propagation Centre International (IPCI), sebuah lembaga yang masih dipegangnya hingga meninggal. Namun ia juga meninggalkan banyak hutang pada beberapa Ulama yang diwariskan kepada anak-anaknya. Karena seluruh harta kekayaan dari royalty hasil penjualan buku-bukunya yang sangat laris telah habis dipakai untuk biaya perawatannya selama 9 tahun masa kesengsaraannya itu, maka segala harta bendanya yang tersisa sangat tidak memadai untuk membayar hutang-hutangnya hingga saat ini.

AKHIR HIDUP AHMED DEEDAT 

Di Indonesia, buku-buku karya Ahmed Deedat dijual bebas, tetapi buku-buku tanggapan atas argumennya tidak diizinkan untuk terbit dan beredar dengan bebas. Tokoh lawan debat Deedat yang sudah menerbitkan bukunya adalah John Gilchrist dan Dr. Anish Sorrosh. Hal inilah yang membuat Serangan Ahmed Deedat dalam buku Combat Kit-nya terhadap keKristenan seolah-olah tidak terbantahkan oleh sebagian masyarakat Indonesia. 

Note: 

    6 April 1996, Di hari Paskah, di Negara Australia Deedat berbicara di depan orang banyak menyerang Injil kepercayaan Kristiani mengenai kematian dan kebangkitan Yesus Kristus. 
    3 Mei 1996, Empat minggu kemudian setelah kejadian di Australia, Ahmed Deedat terkena stroke. Kaki tangannya lumpuh dan dia tidak bisa berbicara. 
    8 Agustus 2005 Deedat meninggal setelah menderita lumpuh dan bisu selama sembilan tahun.


Jauh sebelum injil ditulis, Yesus sudah memberitahukan kepada murid-murid-Nya bagaimana Injil akan ditulis seperti yang ada pada kita sekarang ini, yaitu dengan pengajaran dan segala sesuatu yang diingatkan oleh Roh Kudus kepada mereka.
‘tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.’ (Yoh 14 :26)

Dan bagi mereka yang menghujat Injil, itu berarti sama saja dengan menghujat pada yang mengajarkan injil tersebut, yaitu Roh Kudus. Dalam hal penghujatan ini, Yesus telah mengatakan suatu konsekwensi kekal yang akan dihadapinya kelak bagi mereka yang menghujat Injil Kebenaran-Nya!

Aku berkata kepadamu: ‘Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan. Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal.’ (Mar 3 : 28, 29)

Dosa kekal ini sungguh terjadi pada Ahmed Deedat yang telah menghujat Injil dengan begitu beraninya, bukan kepada para pendeta ataupun orang-orang parcaya lainnya, tetapi Ia telah begitu berani dan takaburnya untuk menghujat Roh kudus. Bagi seorang Deedat sudah tidak ada lagi jalan untuk bertobat, walaupun ia telah diperingati maupun didoakan oleh orang-orang Kristen ketika masa perawatannya di rumah sakit selama 9 tahun terahir dari sisa hidupnya ini. Oleh karenanya, Bukanlah suatu kebetulan jika Deedat kehilangan kemampuan berbicara untuk selamanya, hal itu terjadi karena ia telah melakukan dosa kekal, dan keselamatan kekal dalam Kristus Tuhan sudah tidak mungkin berlaku lagi terhadap dirinya, kerena ada tertulis :
‘Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.’(Rom 10 : 9, 10)

Paulus dengan tegas telah memperingatkan kita :
‘Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.’ (Galatia 1 : 8, 9)

HUKUMAN TUHAN - KUALAT

Berikut ini adalah kisah mengenai Sheikh Ahmad Deedat kena TULAH & KUALAT:

Pihak Islam sendiri terutama di Afrika Selatan negara asalnya, mereka menganggap Deedat sebagai "berbahaya". Mereka juga menelusuri hubungan Deedat dengan paham BAHAISME yang mengatakan bahwa "TIADA LAGI ISLAM, ISLAM HANYA UNTUK 1000 TAHUN".

Whateverlah itu, Deedat membuat banyak orang menjadi "Deedat banget" termasuk beberapa pengikut setianya yang selalu menggenakan isi kepala tua sang pendebat (kita sudah tahu siapa orang-orang itu)

Misalnya selalu didengungkan mengenai kitab Kidung Agung, Lot dan 2 anak perempuannya, Yehuda yang menggauli menantunya, dll. Mereka memandangnya dengan penuh tanya dan "kemenangan" ...

Sementara Deedat menyembunyikan kenyataan bahwa nabinya Muhammad suatu waktu membuat SKANDAL. Ia jatuh cinta pada Zainab, istri anak angkatnya sendiri Zaid bin Muhammad!

Untuk MELEGITIMASI nafsu birahi terhadap menantunya sendiri kemudian dikatakan "Turun sebuah ilham bahwa hal itu OKEY ..." dan yang paling kasihan adalah Zaid bin Muhammad, ia secara terpaksa rela melepaskan istri tercintanya untuk memenuhi hasrat AYAH (ANGKATNYA), sang "nabi". Zaid menceraikan istrinya sehingga memuluskan "ilham" agar Muhammad sah mengawini menantunya sendiri ... ini sangat keterlaluan!

INI BENAR-BENAR BALOK DI MATA SENDIRI ... Kapal yang jangkarnya jatuh di dasar laut berpasir atau lumpur memang tidak dapat mencengkeram kuat sehingga kapalnya terombang-ambing ...

Jika Deedat dapat dengan SANGAT PEDAS mengkritik Alkitab, maka Deedat pastilah DENGAN SANGAT GIGIH akan mempertahankan kitabnya sendiri ... tetapi bukan soal pedas menyerang dan gigih bertahan .. tetapi APA ISINYA BENAR?

Ini kan yang utama ... Dan tulisan-tulisan Deedat sudah dianalisa luar dalam dan terbuktilah sangat banyak FALACY & PEMBELOKKAN- PEMBELOKAN, SELF TAFSIR dan lain sebagainya dari si pemikir tua yang "berpengaruh" ...

Ketika suatu waktu Ahmad Deedat sang pendebat mendebat kristen di Australia, dengan tema : "Paskah : Dilihat dari Sudut Pandang Islam". Saat itu tahun 1996 dan usianya sudah uzur (69 tahun). Isi materinya sangat pedas dan mengancam kerukunan beragama di Australia, tetapi karena Australia negara bebas, maka ia dipersilahkan mengeluarkan uneg-unegnya, dan Deedat tua "sangat puas".

4 minggu segera setelah selesai pidato di Australia, Ahmad Deedat kolaps dan kena penyakit lumpuh yang aneh. Ia lumpuh total dari leher ke bawah dan tidak bisa berbicara, sementara kesadarannya masih PENUH SEPERTI SEDIAKALA. ia berkomunikasi menggunakan sinar dan kedipan matanya. Ilmu kedokteran mengatakan kondisi ini sebagai "lock-in" atau terkunci.

Sheikh Ahmad Deedat yang dulu, masih ADA dan pikirannya masih setajam dulu, tetapi kini TERKUNCI DALAM TUBUH YANG "MATI".

Keadaan ini BERLANSUNG SELAMA 9 TAHUN. Nah bener bener kualat bukan? Siapa yang berani berani lagi? Silahkan mencoba sendiri, nanti kan kualat lagi dan matinya saja setengah mati dulu, baru mati beneran.

Seorang pendeta yang beberapa kali DEBAT TERBUKA dengan Deedat suatu kali datang mengunjungi untuk menyatakan turut prihatin dan meminta Deedat untuk mengakui kesalahannya dan mohon pengampunan Tuhan, tetapi dengan sinar mata tajam Deedat seolah berkata "TIDAK, SAYA BENAR" ... Dasar keras kepala ya gitu jadinya, jadi lebih baik di SWITCH OFF saja oleh ALLOH.

Beberapa minggu kemudian tepatnya pagi hari tanggal 8 Agustus 2005, Sheikh Ahmad Deedat menghembuskan nafas terakhir dalam usia 78 tahun, setelah sembilan tahun TERKUNCI DALAM TUBUH MAUTNYA.

Apakah akhir riwayat hidup sang pendebat adalah kehendak TUHAN?

Tentu saja kita mengamini bahwa tidak ada sehelai rambut pun yang jatuh dari kepala manusia terjadi di luar kehendak dan pengetahuan Tuhan.

Ketika Elimas si tukang Sihir menghalangi Gubernur Sergius Paulus mendengar Injil dari Paulus dan Barnabas maka Paulus menghardik dia : Kisah Para Rasul 13:9-12

    13:9 Tetapi Saulus, juga disebut Paulus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap dia, 
    13:10 dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu? 
    13:11 Sekarang, lihatlah, tangan Tuhan datang menimpa engkau, dan engkau menjadi buta, beberapa hari lamanya engkau tidak dapat melihat matahari." Dan seketika itu juga orang itu merasa diliputi kabut dan gelap, dan sambil meraba-raba ia harus mencari orang untuk menuntun dia. 
    13:12 Melihat apa yang telah terjadi itu, percayalah gubernur itu; ia takjub oleh ajaran Tuhan.


Sheikh Ahmad Deedat telah lumpuh selama 9 tahun sebelum akhirnya meninggal, ia telah membelokkan JALAN TUHAN YANG LURUS ITU ... ITU NAMANYA KUALAT, dan siapa yang berani berani lagi? Silahkan mencoba sendiri, nanti kan bisa langsung mati.

Sumber : Mengenal Islam

BTemplates.com

FOLLOW US

Popular Posts